Contoh Talibun
Tengah malam sudah terlampau
Dinihari belum lagi nampak
Budak-budak dua kali jaga
Orang muda pulang bertandang
Orang tua berkalih tidur
Embun jantan rintik-rintik
Berbunyi kuang jauh ke tengah
Sering lanting riang di rimba
Melenguh lembu di padang
Sambut menguak kerbau di kandang
Berkokok mendung, Merak mengigal
Fajar sidik menyinsing naik
Kicak-kicau bunyi Murai
Taktibau melambung tinggi
Berkuku balam dihujung bendul
Terdengar puyuh panjang bunyi
Puntung sejengkal tinggal sejari
Itulah alamat hari nak siang
(Hikayat Malim Deman)
Contoh Seloka
Sudah bertemu kasih sayang
Duduk terkurung malam siang
Hingga setapak tiada renggang
Tulang sendi habis berguncang
Contoh Karmina
Sudah gaharu cendana pula Sudah tahu masih bertanya pula
Contoh Gurindam
Pabila banyak mencela orang
Itulah tanda dirinya kurang
Contoh Syair
Raja bernama Darmalaksana (a)
Tampan rupawan elok parasnya (a)
Adil dan jujur penuh wibawa (a)
Gagah perkasa tiada tandingnya (a)
Contoh Mantra
Hai si Gempar Alam
Gegap gempita
Jarum besi akan romaku
Ular berbisa akan janggutku
Buaya akan tongkat mulutku
…
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Jumat, 31 Agustus 2012
Jumat, 30 Maret 2012
Unsur Intrinsik dan Unsur Ektrinsik
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Karya sastra disusun oleh dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Yang dimaksud unsur-unsur intrinsik adalah unsur-unsur pembangun karya sastra yang dapat ditemukan di dalam teks karya sastra itu sendiri.
Unsur-unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar karya sastra, tetapi secara tidak langsung mempengaruhi bangunan atau sistem organisme karya sastra. Secara lebih khusus lagi ia dapat dikatakan sebagai unsur-unsur yang mempengaruhi bangun cerita sebuah karya sastra, tetapi tidak menjadi bagian di dalamnya
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas dapat disimpulkan bahwa yang akan di pelajari adalah mengenai Unsur Intrinsik dan Unsur Ekstrinsik.
Untuk Selengkapnya DownLoad Here
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Karya sastra disusun oleh dua unsur, yaitu unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik. Yang dimaksud unsur-unsur intrinsik adalah unsur-unsur pembangun karya sastra yang dapat ditemukan di dalam teks karya sastra itu sendiri.
Unsur-unsur ekstrinsik adalah unsur-unsur yang berada di luar karya sastra, tetapi secara tidak langsung mempengaruhi bangunan atau sistem organisme karya sastra. Secara lebih khusus lagi ia dapat dikatakan sebagai unsur-unsur yang mempengaruhi bangun cerita sebuah karya sastra, tetapi tidak menjadi bagian di dalamnya
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas dapat disimpulkan bahwa yang akan di pelajari adalah mengenai Unsur Intrinsik dan Unsur Ekstrinsik.
Untuk Selengkapnya DownLoad Here
Langganan:
Postingan (Atom)
