Welcome To http://www.cerminan hati al-insan.blogspot.com/ Semoga Bermanfaat.

Kamis, 12 April 2012

Fase-Fase dan Ciri-Ciri Pertumbuhan dan Perkembangan

BAB I
PENDAHULUAN

A.    LATAR BELAKANG
Pertumbuhan dan perkembangan ini sudah mulai sejak bertemunya sel telur dengan sperma dalam kandungan, lahir sampai dewasa. Pertumbuhan dan perkembangan ini menyangkut bidang jasmani dan rohani. Istilah pertumbuhan dan perkembangan, meskipun saling melengkapi, sebenarnya mempunyai arti yang berbeda. Pertumbuhan mengandung asli adanya perubahan dalam ukuran/fungsi mental-mental dan akan tampil adanya penambahan jumlah/ukuran dari hal-hal yang telah ada, sedangkan perkembangan mengandung makna pemunculan hal yang baru dan akan tampak adanya sifat-sifat yang baru, berbeda dari sebelumnya.
 Dalam peristiwa pertumbuhan hanya menumbuhkan apa yang telah ada dan banyak bergantung pada faktor luar. Sedangkan pada perkembangan telah ada suatu potensi yang menentukan arah perkembangannya kelak, dengan demikian, yang dikeluarkan dalam perkembangan adalah waktu dan perawatan agar potensi yang lelah ada terealisasi. Meskipun demikian, antara dua peristiwa tersebut, harus ada keseimbangan yang sehat, kalau tidak akan menimbulkan ketidak normalan/penyimpangan-penyimpangan. Selama perkembangannya, kehidupan individu itu tidak statis melainkan dinamis, dan pengalaman belajar harus seusai dengan sifat-sifatnya dalam masa perkembangan tersebut.
B.    RUMUSAN MASALAH
1.    Pengertian Perkembangan
2.    Fase-Fase dan Ciri-Ciri Pertumbuhan dan Perkembangan



BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN PERKEMBANGAN
Psikologi perkembangan adalah cabang dari ilmu psikologi  yang mempelajari perkembangan dan perubahan aspek kejiwaan manusia sejak dilahirkan sampai dengan mati. Terapan dari ilmu psikologi perkembangan digunakan di bidang berbagai bidang seperti pendidikan  dan pengasuhan, pengoptimalan kualitas hidup dewasa tua, penanganan remaja.
B.    FASE DAN CIRI-CIRI PERTUMBUHAN & PERKEMBANGAN
Pendapat para Ahli mengenai periodisasi yang bermacam-macam di atas dapat digolongkan dalam tiga bagian, yaitu:
1.    Periodisasi yang berdasar biologis
Periodisasi  atau pembagian masa-masa perkembangan ini didasarkan kepada keadaan atau proses biologis tertentu. Pembagian Aristoteles didasarkan atas gejala pertumbuhan jasmani yaitu antara fase satu dan fase kedua dibatasi oleh pergantian gigi, antara fase kedua dengan fase ketiga ditandai dengan mulai bekerjanya kelenjar kelengkapan kelamin.

Para ahli yang termasuk dalam kelompok ini antara lain adalah :
a.    Kretschmer
Kretschmer membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) fase, yaitu:
1.    Fullungsperiode I
Yaitu pada umur 0;0 – 3;0. Pada masa ini dalam keadaan pendek, gemuk, bersikap terbuka, mudah bergaul dan mudah didekati.
2.    Strecungsperiode I
Yaitu pada umur 3;0 – 7;0. Kondisi badan anak nampak langsing, sikap anak cenderung tertutup, sukar bergaul dan sulit didekati
3.    Fullungsperiode II
Yaitu pada umur 7;0 –13;0. Kondisi fisik anak kembali menggemuk
4.    Strecungsperiode II
Yaitu pada umur 13;0 – 20;0. Pada saat ini kondisi fisik anak kembali langsing
b.    Aristoteles
Aristoteles merumuskan perkembangan anak dengan 3 (tiga) fase perkembangan yakni:
1.    Fase I
Yaitu pada usia 0;0 –7;0 yang disebut masa anak kecil dan kegiatan pada fase ini hanya bermain.
2.    Fase II
Yaitu pada usia 7;0 –14;0 yang disebut masa anak atau masa sekolah dimana kegiatan anak mulai belajar di sekolah dasar
3.    Fase III
Yaitu pada usia 14;0 – 21;0 yang disebut dengan masa remaja atau pubertas, masa ini adalah masa peralihan dari anak menjadi dewasa.
Aristoteles menyebutkan pada periodesasi ini disebut sebagai periodesasi yang berdasarkanpada biologis karena antara fase I dengan fase ke II itu ditandai dengan adanya pergantian gigi, sedangkan antara fase ke II dengan fase ke III ditandai dengan mulai bekerjanya organ kelengkapan kelamin.
c.    Sigmund Freued
Freued membagi perkembangan anak menjadi 6 (enam) fase perkembangan yakni:
1.    Fase Oral
Yaitu pada usia 0;0 – 1;0. Pada fase ini, mulut merupakan central pokok keaktifan yang dinamis.
2.    Fase Anal
Yaitu pada usia 1;0 – 3;0 Pada fase ini, dorongan dan tahanan berpusat pada alat pembuangan kotoran.
3.    Fase Falis
Yaitu pada usia 3;0 – 5;0. Pada fase ini, alat-alat kelamin merupakandaerah organ paling perasa
4.    Fase Latent
Yaitu pada usia 5;0 – 12/13;0 Pada fase ini, impuls-impuls cenderung berdada pada kondisi tertekan
5.    Fase Pubertas
Yaitu pada usia12/13;0 – 20;0 Pada fase ini, impuls-impuls kembali menonjol. Kegiatan ini jika dapat disublimasikan maka seorang anak akan sampai pada fase kematangan
6.    Fase Genital
Yaitu pada usia 20 ke atas, Pada fase ini, seseorang telah sampai pada fase dewas.
d.    Jesse Feiring Williams
Williams membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) masa perkembangan yakni:
1.    Masa Nursery dan kindergarten yaitu, pada usia 0;0 – 6;0
2.    Masa cepat memperoleh kekuatan/tenaga, yaitu pada usia 6;0 – 10;0
3.    Masa cepat berkembangnya tubuh, yaitu pada usia 10;0 – 14;0
4.    Masa Adolesen yaitu pada usia 14;0 –19;0 adalah masa perubahan pola dan kepentingan kemampuan anak dengan cepat.

2.    Periodisasi Yang Berdasar Psikologis
Tokoh utama yang mendasarkan periodisasi ini kepada keadaan psikologis ialah Oswald Kroch. Beliau menjadikan masa-masa kegoncangan sebagai dasar pembagian masa-masa perkembangan, karena beliau yakin bahwa masa kegoncangan inilah yang merupakan keadaan psikologis yang khas dan dialami oleh setiap anak dalam masa perkembangannya.
Pada pembagian ini para ahli membahas gejala perkembangan jiwa anak, berorientasi dari sudut pandang psikologis, mereka tidak lagi mendasarkan pada sudut pandang biologis ataupun didaktis. Sehingga para ahli mengembalikan masalah kejiwaan dalam kedudukan yang murni.
Para ahli yang termasuk dalam kelompok ini antara lain adalah :

a.    Oswald Kroh
Kroh berpendapat bahwa pada dasarnya perkembangan jiwa anak berjalan secara evolutiv.Dan pada umumnya proses tersebut pada waktu-waktu tertentu mangalami kegoncangan (aktivitas revolusi), masa kegoncangan ini oleh Kroh disebut ‘Trotz Periode’,dan biasanya tiap anak akan mengalaminya sebanyak dua kali, yakni trotz I sekitar usia 3/4 tahun. Trotz II usia 12 tahun bagi putri dan usia 13 tahun bagi laki-laki.
Secara ringkas dapat digambarkan sebagai berikut :
1.    Dari lahir hingga trotz periode I disebut sebagai masa anak awal (0;0 – 03;0/04;0)
2.    Dari Trotz periode I hinga Trotz periode II disebut masa keserasian bersekolah (03;0/04;0 – 12;0/13;0)
3.    Dari trotz periode II hingga akhir masa remaja disebut masa kematangan (12;0/13;0 – 21;0)
b.    Charlotte Buhler
Charlotte membagi perkembangan anak menjadi 5 (lima) fase, yaitu :
1.    Fase I (0;0 – 1;0), Pada fase ini perkembangan sikap subyektif menuju obyektif,
2.    Fase II (1;0 – 4;0), Pada fase ini makin meluasnya hubungan pada benda-benda sekitarnya, atau mengenal dunia secara subyektif.
3.    Fase III (40 – 8;0), Pada fase ini individu memasukkan dirinya kedalam masyarakat secara obyektif, adanya hubungan diri dengan lingkungan sosial dan mulai menyadari akan kerja,tugas serta prestasi.
4.    Fase IV (8;0 – 13;0), Pada fase ini mulai munculnya minat ke dunia obyek sampai pada puncaknya, ia mulai memisahkan diri dari orang lain dan sekitarnya secara sadar
5.    Fase V (13;0 – 9;0) Pada Fase ini, nulai menemukan diri yakin shyntesa sikap subyektif dan obyektif

3.    Periodisasi Yang Berdasar Didaktis
Periodesasi berdasarkan didaktis adalah periodesasi yang pembahasannya berdasarkan pada segi keperluan/materi apa kiranya yang tepat diberikan kepada anak didik pada masa-masa tertentu, serta memikirkan tentang kemungkinan metode yang paling efektif untuk diterapkan di dalam engajar atau mendidik anak pada masa tertentu tersebut.
Para ahli yang termasuk dalam kelompok ini antara lain adalah :

a.    Johann Amos Comenilus (Komensky)
Komensky membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) tahap, yaitu:
1.    Scola Materna (sekolah ibu)
Yaitu pada usia 0;0 – 6;0 Pada fase ini, anak mengembangkan organ tubuh dan panca indra di bawah asuhan ibu (keluarga)
2.    Scola Vermacula (sekolah bahasa ibu)
Yaitu pada usia 6;0 – 12;0 pada fase ini, anak mengembangkan pikiran, ingatan, dan perasaannya di sekolah dengan menggunakan bahasa daerah(bahasa ibu)
3.    Scola Latina (sekolah bahasa latin)
Yaitu pada usia 12;0 – 18;0 pada fase ini, anak mengembangkan potensinya terutama daya intelektualnya dengan bahasa asing.
4.    Academia (akademi) adalah media pendidikan bagi anak usia 18;0 – 24;0
b.    Jean Jeaques Russeau
Didalam bukunya yang terkenal yaitu “Emile eu du I’education” Jean Jeaques Russeau membagi tahapan perkembangan anak antara lain:
1.    Pada usia 0;0 – 2;0 tahun adalah masa asuha
2.    Pada usia 2;0 – 12;0 tahun adalah masa pentingnya pendidikan jasmani dan alat-alat indera.
3.    Pada usia 12;0 – 15;0 tahun adalah masa perkembangan pikiran dan masa juga terbatas
4.    Pada usia 15;0 – 20;0 tahun adalah masa pentingnya pendidikan serta pembentukan watak, kesusilaan juga pembinaan mental agama

c.    Dr. Maria Montessori
Dr. Maria membagi perkembangan anak menjadi 4 (empat) tahap, yaitu:
1.    Pada usia 1;0 – 7;0 adalah masa penerimaan dan pengaturan rangsangan dari dunia luar dari alat dria.
2.    Pada usia 7;0 – 12;0 adalah masa dimana anak sudah mulai memperhatikan masalah kesusilaan, mulai berfungsi perasaan ethisnya yang bersumber dari kata-kata hatinya dan dia mulai tahu kebutuhan orang lain
3.    Pada usia 12;0 – 18;0 adalah masa penemuan diri serta kepuasan terhadap masalah-masalah sosial.
4.    Pada usia 18;0 – 24;0 adalah masa pendidikan di perguruan tinggi, masa melatih anak akan realitas kepentingan dunia. Ia harus mampu berfikir secara jernih, jauh dari perbuatan yang tercela.

d.    Charles E. Skinner
Skinner membagi perkembangan anak menjadi Prenatal Stages dan Postanal Stages dengan perincian sebagai berikut :
1.    Prenatal Stages
o    Germinal : a fortnigh after consepsion (saat perencanaan)
o    Embryo : Dari Consepsion sampai pada 6 bulan
o    Fetus : Dari 6 bulan sampai ia lahir ke dunia
2.    Posnatal stage
o    Parturate : Pada saan ia lahir kedunia sampai pada
o    Neonate : 2 Bulan pertamasetelah anak lahir kedunia
o    Infant : 2 tahun pertama setelah anak lahir ke dunia
o    Preschool child : Pada usia 6;0 – 9;0 tahun
o    Intermediate School : pada usia 9;0 –12;0 tahun
o    Junior Hight School : Pada Usia 12;0 – 19;0 tahun
Selama perkembangannya, kehidupan individu itu tidak statis melainkan dinamis, dan pengalaman belajar harus seusai dengan sifat-sifatnya dalam masa perkembangan tersebut.
o    Masa Bagi Prenatal dan Pascanatal Masa prenatal adalah periode perkembangan pertama dalam jangka kehidupan manusia secara biologis dimulai pada waktu konsepsi dan berakhir pada waktu kelahiran. Masa pacanatal adalah tahap-tahap perkembangan yang dimulai sejak kelahiran. Masa ini ditandai oleh ketergantungan yang penuh kepada orang lain (ayah/ibu) dengan kasih sayangnya.
o    Masa Bayi Masa ini merupakan masa fital. Karena kondisi fisik dan mental bayi menjadi pondasi kokoh bagi pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya, anak pada masa ini mengalami perkembangan yang pesat baik jasmani maupun rohani. Masa bayi berlangsung dari usia 2 minggu setelah kelahiran sampai 2 tahun pertama dalam kehidupannya. Ciri yang sangat menyolok pada masa ini adalah kemampuan mental dan daya akalnya yang pada umumnya berkembang lebih cepat dari kemampuan fisiknya. Ciri khas pada masa ini adalah masa pertumbuhan dan perubahan yang pesat, masa menuju berkurangnya ketergantungan, permulaan individualitas, kreatifitas, masa menarik sekaligus berbahaya. Masa bayi disebut yang sebagai “periode kritis” dalam perkembangan kepribadian karena pada saat ini diletakkan dasar dimana struktur kepribadian dewasa akan dibangun.
o    Masa Kanak-Kanak Awal Masa kanak-kanak merupakan gambaran awal manusia, tempat dimana kebaikan dan sifat buruk kita yang tertentu dengan lambat, namun jelas berkembang dan mewujudkan dirinya. Ciri-ciri masa kanak-kanak awal adalah: 1. Usia yang mengandung masalah atau usia sulit 2. Usia mainan 3. Usia prasekolah 4. Usia belajar berkelompok 5. Usia menjelajah dan bertanya 6. Usia meniru dan usia kreatif.
o    Masa Kanak-Kanak Akhir Masa kanak-kanak akhir berjalan dari usai 6 atau 7 tahun sampai dengan 12 atau 13 tahun, akhir usia ini sukar ditentukan karena sebagian cepat jadi remaja sebagian lain lambat, tergantung pada keadaan kesehatan fisik, sifat-sifatnya dan pendidikan sebelumnya sang anak. Label yang sering digunakan oleh orang tua, pendidikan dan ahli psikologi untuk masa ini adalah: 1. Usia yang menyulitkan 2. Usia tidak rapi 3. Usia bertengkar 4. Usia sekolah dasar 5. Periode kritis dalam dorongan berprestasi 6. Usai berkelompok 7. Usia penyesuaian diri 8. Usai kreatif dan bermain Masa ini anak diharapkan untuk memperoleh pengetahuan dasar yang dipandang sangat penting (esensi) bagi persiapan dan pengetahuan diri terhadap kehidupan dimasa dewasa.
o    Masa Remaja Masa remaja adalah masa peralihan dari masa anak ke masa dewasa, meliputi semu perkembangan yang dialami sebagai persiapan memasuki masa dewasa. Lazimnya masa remaja dimulai pada satu anak secara seksual menjadi matang dan berakhir saat ia mencapai usai matang secara hukum. Secara umum masa remaja dibagi menjadi dua yaitu remaja awal dan akhir remaja, dengan garis pemisah terletak kira-kira di sekitar usia 17 tahun. Ciri-ciri khas masa remaja awal ini adalah: 1. Status tidak menentu 2. Emosional 3. Tidak stabil keadaannya 4. Mempunyai banyak masalah 5. Masa kritis. Ciri-ciri khas remaja akhir adalah: 1. Kestabilan bertambah 2. Lebih matang dalam car menghadapi masalah 3. Campur tangan dari orang dewasa berkurang ketenangan emosional bertambah 4. Realitas bertambah 5. Lebih banyak perhatian terhadap lambang-lambang kematangan. Secara garis besar ada 2 ciri-ciri perkembangan dari pertumbuhan dan perkembangan yaitu: 1. Adanya penambahan ukuran/berat serta perbedaan perbandingan ukuran/berat/kesanggupan 2. Hilangnya ciri-ciri lama dan munculnya ciri-ciri baru.




BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
Dalam ilmu jiwa perkembangan kita kenal beberapa pembagian masa hidup anak, yang disebut sebaga fase atau perkembangan. Fase perkembangan ini mempunyai ciri-ciri yang relative sama berupa kesatuan-kesatuan yang bulat.
Selama perkembangannya, kehidupan individu itu tidak statis melainkan dinamis, dan pengalaman belajar harus seusai dengan sifat-sifatnya dalam masa perkembangan tersebut.
o    Masa Bagi Prenatal dan Pascanatal Masa prenatal.
o    Masa Bayi Masa ini merupakan masa fital.
o    Masa Kanak-Kanak Awal Masa kanak-kanak merupakan gambaran awal manusia
o    Masa Kanak-Kanak Akhir Masa kanak-kanak akhir berjalan dari usai 6 atau 7 tahun sampai dengan 12 atau 13 tahun.
o    Masa Remaja Masa remaja memasuki masa dewasa.

B.    SARAN
Kami yakin dalam penyusunan makalah ini belum begitu sempurna karena kami dalam tahap belajar, maka dari itu kami berharap bagi kawan-kawan semua bisa memberi saran dan usul serta kritikan yang baik dan membangun sehingga makalah ini menjadi sederhana dan bermanfaat dan apabila ada kesalahan dan kejanggalan kami mohon maaf karena kami hanyalah hamba yang memiliki ilmu dan kemampuan yang terbatas.


DAFTAR PUSTAKA

Sobur, Alex. Psikologi Umum. Pustaka Setia. 2003.
http://wapedia.mobi/id/Psikologi_perkembangan
http://blogs.unpad.ac.id/teguhaditya/script.php/read/pengertian-psikologi-perkembangan/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar